Friday, November 14, 2008

Dunia Baru saya

Lama tak menyapa teman-teman di sini. Saya rindu ingin menulis, ingin menyapa, ingin berbagi cerita, tapi ternyata dunia baru saya menghipnotis saya terus pada kesibukan tingkat tinggi.

Sempat terpikir saya ingin sekali ikutan lomba menulis di femina, ternyata baru beberapa lembar tepatnya 20 lembar saya tak bisa meneruskannya karena dunia baru saya ini. Mungkin bukan garis hidup saya untuk jadi penulis, kenyataannya sekarang saya telah menjadi pengusaha kecil souvenir ^_^

Dunia baru saya ini memang menggelikan. Bayangkan saja, awalnya saya hanya gambling dengan ide kegilaan saya yaitu berbisnis souvenir. Ide ini muncul begitu saja ketika anak saya harus berganti pembantu beberapa kali, ketika anak saya diare hebat dan opname 2 minggu lamanya di RS (saat usianya 7 bulan). Ide ini muncul karena saya ingin bekerja menjaga anak saya di rumah, sambil mengawasinya, menjaganya, dan supaya ia menjadi benar-benar anak mama, bukan anak pembantu.
Saya awalnya mencoba menjual dengan online. Awalnya satu pemesan, tiga pemesan, dan berikutnya dalam satu tahun pelanggan saya sudah banyak. Yang tidak saya sangka pelanggan saya ini tempatnya jauh-jauh. Ada yang di Manado, Samarinda, Riau, dan beberapa kota jauh lainnya. Saya cukup senang dan sangat bersyukur dengan berkat ini. Bagi saya ini adalah keajaiban. Bayangkan..saya tak tahu apapun tentang seluk beluk souvenir, saya yang tak punya modal ilmu berdagang, saya yang tak faham ilmu keuangan. Tapi kini jika saya ditanya bahan tas, model sablon, dan banyak hal tentang souvenir saya bisa menjawab dengan senyum. Saya tiba-tiba saja menjadi seseorang yang tahu bahan, tahu model, tahu apapun tentang souvenir.

Yang menggelikan adalah jika suami atau teman saya menanyakan keuntungan yang saya ambil. "Kamu ambil keuntungan berapa dari bahan ataupun souvenir yang sudah jadi ini?" Lalu saya menyebutkan suatu nominal, teman saya terkejut dan berkata "Dimana-mana itu rin, keuntungan dihitung 20%, masak kamu tidak memperhitungkan biaya operasional kamu?"
Saya kaget juga. Prinsip saya, saya berdagang, usaha ini, bikin karya seperti ini, dengan modal kejujuran dan tidak cari untung banyak, yang penting pelanggan saya banyak.
Bahkan kemarin saya sempat mengurusi pengadaan kaos dan training olahraga untuk suatu Sekolah tak mampu di daerah NTT, yang meminta adalah sepupu saya. Saya diminta suami saya untuk tidak mengambil keuntungan se-sen-pun, kata suami saya biarlah kita bantu mereka sebagai wujud amal kita. Ya saya mengurusi mulai dari desain kaosnya, sablon, pembuatan hingga pengemasan dan pengiriman, tanpa saya meminta imbalan. Ini adalah wujud rasa syukur saya atas berkat tak terhingga ini.

Banyak yang saya temui selama menggeluti dunia baru saya ini. Puji Tuhan pelanggan saya baik-baik semua dan semoga sampai besok di masa depan tetap begitu mendapatkan pelanggan yang baik-baik.
Awalnya ada pelanggan yang bukan asli Surabaya ataupun Sidoarjo, dia mengatakan kalau sudah transfer apa jaminannya. Ya saya tahu, ini dunia internet, dunia maya..yang kadang kita menemukan berbagai bentuk karakter penuh tipu daya. Tapi saya sudah yakinkan mereka, bahwa mereka punya nomer telepon saya, mereka punya alamat saya saya. Saya tak akan menipu, kalau ternyata barang tidak diterima silahkan complain saya.

Amazing memang. Dunia maya. Dunia internet.. memang penuh kejutan.
Apalagi sekarang banyak orang yang tidak mau repot. Orang-orang jarang punya waktu untuk sekedar pergi ke mall atau ke pasar grosir. Kalau memang harga sama dengan pasar grosir, ngapain juga datang ke sana ya kan..? Ada yang berceletuk begitu.

Saya asyik dengan dunia baru saya. Hingga saya melupakan cita-cita awal saya, yaitu penulis ha..ha.. tapi inilah hidup. Sebenarnya Tuhan itu baik, Ia memberikan banyak pilihan untuk kita lalui. Tinggal bagaimana kita menyikapi pilihan-pilihanNya. Ia baik, Ia bisa mengabulkan segala sesuatu yang tak mungkin dinalar oleh akal sehat kita sebagai manusia, menjadi mungkin bahkan terjadi. Saya pun masih percaya, banyak pilihan dan kesempatan yang akan bisa saya raih terutama pada satu hal yang disebut menulis. Karena saya percaya bahwa semua akan tiba pada waktunya. Ia menjadikan segala sesuatu indah pada waktuNya.

Akan ada saat nanti saya membahas lagi tentang parenting, tentang anak saya yang menggemaskan setiap harinya, tentang berbagai hal yang memang ingin saya ceritakan pada dunia.

Selamat bekerja teman..
Selamat menikmati weekend yang kurang 3 hari lagi..
Terima kasih selalu atas kunjungannya.

Friday, September 26, 2008

Selamat Hari Lebaran

Aduuuuh....maaf....benar-benar maaf. Saya sibuuuuuuk sekali. Mendekati libur lebaran kok kerjaan makin menumpuk.Semua minta cepat, semua minta harus selesai. Saya sampai sempat stress. Bulan2 ini kantor saya benar2 ramai dengan pekerjaan.

Saya bersyukur bisa libur mulai tanggal 29 September 2008 - 9 Oktober 2008. Well saya akan benar2 mencoba menikmati waktu santai saya ya....

Dan saya ingin mengucapkan :

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1429 H

Mohon Maaf Lahir dan Batin

Kalau ada perkataan saya, perbuatan saya yang salah, mohon dibukakan pintu maaf bagi saya. Mungkin ada yang berpikir saya sombong gak pernah chatting atau online di yahoo, saya gak pernah nge-add di friendster, duuuh.maaf...maaf saya benar2 kadang gak buka internet, karena koneksi yang lelet...hingga mengerjakan email kantor aja butuh waktu lama.

Dan akhirnya saya ingin mengucapkan:
Selamat menikmati hari libur yang lumayan untuk buat mudik.

Mudik yuuuuk.....

Thursday, September 04, 2008

Obat Tradisional

Jumpa lagi!

Sebelum saya menulis banyak di blog tercinta ini, perkenankan saya mengucapkan "Selamat Menunaikan Ibadah Puasa" bagi teman-teman yang menjalankannya. Saya juga Mohon Maaf Lahir dan Batin. Semoga ibadah puasa teman-teman lancar dan tentunya tidak ada halangan apapun hingga menjelang Lebaran nantinya.

Dan, kali ini saya ingin membahas tentang obat-obat tradisional, seperti janji saya.
Seringkali jika anak sakit, kita semua jadi tidak bisa berpikir jernih. Kita inginnya cepat-cepat membawa anak ke Dokter, tentunya dengan satu alasan penting..kita tak tega melihat si kecil terutama yang masih bayi tersiksa dengan pilek, sakit perut, diare atau mungkin demam tinggi.
Tidak kita sadari, sebenarnya dengan sering ke dokter, artinya kita membuat anak kita jadi ketagihan. Gak percaya? Coba bulan ini si kecil sakit batuk pilek, pastinya di dokter diberi antibiotik dan ketemu lagi dengan obat puyer batu pilek. Jeda sebulan, si kecil sakit lagi karena tertular temannya, biasanya dosis yang ada di dokter ini dinaikkan baik itu pada antibiotiknya maupun pada obat sakitnya. Bukannya saya tidak percaya sama dokter, saya kalau mentok toh larinya juga ke dokter, tetapi alangkah bagusnya jika kita tidak selalu bergantung pada obat-obatan berbau kimia. Karena saya punya ponakan yang dari bayi lahir sudah biasa diberi antibiotik, dan akhirnya dia langganan ke dokter hampir tiap bulan, sampai2 ponakan saya 3 tahun ini gak takut lagi dengan suntikan ataupun obat pahit.

1. Tentang bawang merah.
Tahu bawang merah kan? Pasti tahu. Bawang merah sering digunakan sebagai bumbu masakan. Kalau kita mengupasnya, mata kita seringkali pedas. Tapi bawang merah ini mujarab buat obat tradisional untuk anak kecil. Untuk apa saja sih?
- Jika si kecil pilek, hidungnya merasa tersumbat.
Ambil bawang merah, lalu parut campurkan dengan minyak telon. Olekskan di ubun-ubun si kecil. Itu akan membuat si kecil merasa plong.
- Jika si kecil sakit perut, masuk angin / badannya demam
Ambil bawang merah, parut lalu campur dengan minyak telon dalam wadah piring kecil, oleskan pada perut si kecil (terutama pusarnya) juga di bagian punggung hingga pinggang. Sambil jari tangan bergerak seperti ngerokin orang dewasa. Pada si kecil yang benar2 masuk angin, maka akan keluar merah2 seperti orang dewasa kalau masuk angin.

2. Tentang cengkeh.
Kalau buat bayi yang hidungnya tersumbat, jangan diberi bawang merah. Para Ibu bisa ambil cengkeh. Kunyah (yang mengunyah harus si ibu), setelah dikunyah, cengkeh yang sudah hancur itu taruhlah di ubun-ubun si bayi. Cengkeh bisa melegakan hidung tersumbat pada bayi.

3. Tentang Labuh Putih.
Labuh putih memang enak untuk dimasak bersama campuran sayur bayam. Tapi labuh putih ini punya khasiat besar untuk menyembuhkan sakit perut, tipes dan demam baik untuk orang dewasa dan anak2.
Saya dulu pernah sakit tipes, disuruh opname tapi karena masih ujian kuliah saya gak mau opname. Akhirnya ibu saya selalu memaksa saya minum ramuan labuh putih ini. Saya juga punya pengalaman buruk, hp saya dan dompet saya pernah hilang. Padahal ada uang juga atm saya dan suami. Ketahuan hilang ketika saya sudah di rumah jam 7 malam. Tengah malam jam 12 hingga jam 3, anak saya demam tinggi, muntah, nangis...karena kita atm gak ada, uang gak ada..saya hanya mengandalkan doa dan ramuan labuh putih.
Caranya :
Potong labuh putih sesuai yang anda butuhkan. Kupas, cuci bersih. Taruhlan labuh putih dalam wadah tahan panas, lalu beri gula batu (tidak perlu diberi air). Kukuslah labuh putih dan gula batu dengan alat pengukus. Saat gula batu sudah mencair, angkatlah. Peraslah dalam cangkir atau masukkan air labuh putih tersebut ke dalam dot (untuk yang masih bayi). Edgar minum ini 3 kali dalam sehari, demamnya hilang, sakit perutnya hilang bahkan sudah tidak muntah lagi.
Labuh putih bisa diminum kita yang dewasa ataupun anak-anak. Sayang si Edgar sekarang sudah gak mau minum lagi nih labuh putih, jadi kalau demam saya beri resep lain (nanti di bawah akan ada), memang rasanya sedikit langu untungnya terbantu dengan gula batu yang manis. Tapi kalau masih bayi dulu kan enjoy saja, soalnya belum merasakan makanan yang lain ^_^

4. Tentang jambu merah.
Pasti semua sudah pada tahu jambu merah. Manfaatnya sangan besar untuk menyembuhkan db (demam berdarah). Namun yang perlu diketahui, jambu merah ini vitamin C nya adalah dosis tinggi dibandingkan jeruk.
Saya punya sinus, setiap pagi pasti pilek, setiap udara dingin pasti pilek dan bersin-bersin. Lalu hampir 3 bulan ini, entah itu tiap 2-3 hari sekali saya selalu membuat juice jambu merah. Percaya gak hasilnya? Saya tidak perlu meminum obat pilek atau obat alergi lagi setiap saat. Saya tidak perlu lagi membeli vitamin C macam redoxon atau vitamin C yang mahal harganya. Pernah ada teman2 di sekita flu berat semua, tenggorokan saya sudah mulai gak enak, langsung saja saya beli juice jambu merah. Dan saya masih bisa bertahan dengan aktivitas saya. Edgarpun untuk daya tahan tubuhnya saya berikan juice ini atau juice jeruk.

5. Tentang daun jambu klutuk atau jambu klutuk (yang masih muda)
Daun jambu klutuk ini bisa bermanfaat untuk menyembuhkan diare pada si kecil. Ketika saya dulu masih menyusui, si kecil pernah diare. Saya diambilkan ortu saya daun jambu klutu. Saya makan dan saya telan. Lalu saya menyusui si keci. Wah bener tuh, si kecil diarenya langsung mampet. Waktu si kecil usia 7 bulan, diare hebat, saya lupa pake resep itu...tapi ya sudahlah, udah terlanjut opname di rumah sakit. Jangan pernah terulang lagi deh...kasihan.

6. Tentang adas, pulosari, kayu manis dan bunga belimbing wuluh.
Nah racikan ini bisa menyembuhkan batuk membandel pada si kecil. Edgar pernah batuk gak sembuh2, saya kasihan dia dicekokin obat terus dari dokter. Akhirnya saya diberi racikan ini sama mertua. Adas (bentuknya seperti jinten), pulosari (bentuknya seperti isi jeruk buah), kayu manis, bunganya belimbing wuluh dan gula batu ditaruh wadah tahan panas, diberi air 3-4 sendok makan, lalu dikukus selama 10 menit. Berikan pada si kecil 2-3 kali sehari. Kalau masih ada bisa ditaruh di kulkas (ditutup rapat), kalau mau diberikan dihangatkan sebentar di magic gar.

7. Tentang kunir dan madu.
Berhubung edgar sudah gak doyan sama yang namanya labuh putih, kemarin demam, saya beri kunir dan madu. Kunir dikupas bersih dicuci dengan air hangat, lalu parut dan peras, tuangkan madu secukupnya. Berikan pada si kecil. Alangkah bagusnya lagi, kalau kunirnya dimasak dulu (dikukus) baru diparut dan diberi madu. Berikan saja sampe demam si kecil turun.
Kalau si kecil panas dalam, bibirnya pecah-pecah (oleskan madu pada bibirnya, tapi nunggu saat dia sudah bobok)

Apalagi ya yang belum saya sebutin? Mungkin ini dulu yang bisa saya sampaikan. Nanti kalau ingat ada yang belum saya tuliskan, akan saya sampaikan di postingan selanjutnya.

Have a nice day ya..

Tuesday, August 12, 2008

Home Schooling

Menurut Informasi yang saya dapat dari buku ataupun internet, pertumbuhan otak bayi/anak dimulai sejak usia 0 bulan-3 tahun. Dikatakan bahwa periode tahun tersebut adalah periode paling berharga untuk perkembangan otaknya. Tinggal bagaimana kita sebagai orangtua membentuknya, tinggal bagaimana lingkungan mempengaruhinya. Anda tidak percaya? Saya punya beberapa bukti dan anda pasti akan menyadarinya ketika anda dengan sungguh2 mengamati pertumbuhan anak kecil di sekitar anda.

Ibu Mertua saya mempunyai tetangga yang anaknya berusia kurang dari 3 tahun. Tetapi yang saya herankan anak tersebut sudah bisa mengeluarkan kata2 umpatan kotor khas Surabaya. Tetangga adik ipar saya, anaknya berusia juga di bawah 3 tahun, tetapi bicaranya hanya bisa bahasa jawa ngoko, tidak bisa bahasa Indonesia ataupun Krama Halus. Dan uniknya dia suka sekali melihat tayangan wayang kulit, ludruk dan wayang orang.
Itulah mengapa saya bilang lingkungan sekitar juga berpengaruh pada masa pertumbuhan otak anak. Anak berusia 0-3 tahun mampu mengingat beribu kata, beribu memori dan perilaku yang diterimanya.

Tengah malam suami saya mengajarkan 2 kata pada Edgar, yaitu kata 'I Love you' dan kata 'Thank you' keesokan harinya ketika bangun pagi, Edgar langsung mengucapkan 2 kata yang diajarkan oleh papanya kemarin malam.

Edgar belum sekolah, karena ortunya belum punya cukup tabungan untuk bisa menyekolahkannya ke playgroup atau ke tempat penitipan anak. Bukannya saya sebagai orangtua tidak mengutamakan kepentingannya, tetapi saya merasa bahwa usia 2 tahun seperti Edgar bisa kita ajarin sendiri di rumah. Bagi saya pribadi, keberadaan playgroup atau sekolah anak usia dini tujuannya adalah melatih anak untuk bersosialisasi. Yang saya tahu, anak usia 2 tahun tidak menyukai belajar secara serius, mereka masih suka dengan hal-hal baru dan cepat bosan, mereka lebih menyukai permainan. Jadi metode yang efektif untuk usia mereka adalah belajar sambil bermain.

Saya memang bukan berstatus sebagai Guru Sekolah Formal, saya juga tidak mendalami apa itu Homeshooling. Tetapi saya punya pengalaman mengajar sempoa dan les privat pelajaran untuk anak TK hingga SMP. Saya sempat punya hampir 30 murid di lembaga les privat yang saya dirikan pada tahun 2001 (sayang sekali adik2 saya tidak mau meneruskan kursus sempoa ini, ketika kesibukan saya makin bertambah). Saya juga pernah mengajar paduan suara pada anak usia TK hingga kelas 6 SD, bahkan dengan pede tingkat tinggi saya yang tak punya pengalaman mengajar sekolah minggu, meng-iyakan mau mengajar hingga selama 3 tahun.
Melihat tetangga saya yang hendak memanggil guru les privat untuk anaknya yang usianya beda 1 bulan dengan Edgar (Edgar 2 tahun 2 bulan = 26 bulan), saya berpikir "apa iya sih anak segini efektif dileskan privat?" Saya berpikir, berbekal dari pengalaman masakan saya tidak bisa memberi bekal sendiri yang terbaik buat Edgar?

Pengenalan belajar sambil bermain yang saya ajarkan ke Edgar sudah saya mulai sejak usia 10 bulan yaitu mulai dari VCD. Flash card saya mulai usia 18 bulan. Pengenalan warna sudah saya berikan sebelum usia 2 tahun. Pengenalan cara memegang crayon untuk mewarnai baru saya berikan akhir2 ini ketika menginjak 2 tahun. Untuk gunting tempel saat ini Edgar suka sekali sejak sebulan lalu. Bukannya saya memaksakan agar anaknya menjadi pintar, bagi saya yang terpenting anak saya tidak tertekan ketika belajar...yang terpenting dia enjoy, dia suka.

Banyak orang bertanya "Bu, anaknya ikut PAUD ya?" (Pendidikan Anak Usia Dini yang kini di galakkan di tiap RW di Surabaya, sedangkan di Sidoarjo belum ada...bayarnya juga murah sekali datang sekitar 1500 rupiah sampe 2 ribu rupiah). Jawab saya 'tidak'
"Mungkin di playgroup ya belajarnya?"
"Belum sekolah kok." jawab saya.
Mereka heran karena Edgar kalau bermain memasukkan bola saat main di balai RW dekat rumah ortu, dia menghitung one sampe ten, kadang dia pakai versi bahasa indonesia satu sampai sepuluh.

Thanks God. Setidaknya saya tidak berkecil hati, karena anak saya tidak saya sekolahkan... (maafkan mama ya sayang...sekolah playgroup itu ternyata mahal ya, dan mama belum mempersiapkan tabungan itu buatmu...^_^)
Saya benar-benar wajib bersyukur ternyata Edgar bisa saya ajak belajar dan bermain walau tidak di sekolah formal. Bahkan dia benar-benar enjoy dengan semua bahan yang saya berikan, walau saya amati Edgar cenderung ke bagian kiri...tepatnya Edgar kidal dan kidalnya itu sudah sejak kecil. Saya sempat juga perkara kidal ini ditegur oleh ibu saya 'apa kamu gak ngajarin kalau megang pake tangan manis?'
Wah sedangkan prinsip saya, semua tangan adalah bagus...tidak ada tangan manis tidak ada tangan buruk. Yang ada adalah pengenalan tangan kanan dan tangan kiri.

Ok...teman2, saya ingin berbagi ilmu yang saya berikan di rumah untuk si kecil. Tapi semua jauh dari kekurangan, karena saya tidak belajar khusus homeschooling. Saya akan berikan download ini Free kok. Nantinya saya akan juga ketikkan lagu2 (gerak dan lagu) untuk pembelajaran si kecil, harusnya sih ada rekaman suaranya supaya tahu lagunya atau setidaknya ada Not angka ya...tapi nantilah saya pikirkan.

Pesan saya, jangan berkecil hati ketika kita tak mampu menyekolahkan si kecil ke playgroup. Uangnya bisa ditabung untuk masuk TK. Duhhh di Sidoarjo sendiri untuk sekolah swasta masuk TK wajib menyediakan uang setidaknya 6 Juta. Kita pasti bisa kok memberikan pembelajaran sendiri demi kebaikan si kecil.
Oh iya..sementara ini dulu ya bahan sederhana untuk bahan ajar si kecil terutama untuk PreSchool.

Happy Parenting!

Untuk obat2 tradisional untuk si kecil, gerak lagu, dll...nanti menyusul. Doakan saya ada waktu buat menyusunnya.

Ini ya file sharingnya.

Worsheet PreSchoold

Saturday, August 02, 2008

30 Tahun

Tak terasa waktu terus bergulir. 30 Tahun sudah saya bernafas merasakan nikmatnya udara bumi alam semesta ini. Sedih, gembira, suka, duka, sudah banyak saya lalui. Banyak kenikmatan yang saya dapat, banyak Mujizat yang terjadi dalam hidup saya dan banyak rasa syukur yang wajib saya panjatkan kepada Sang Pencipta.
Di perjalanan hidup saya, saya diberi anugerah olehNya dengan keberadaan orang-orang yang mencintai dan menyayangi saya.
Saya tak tahu harus mengucap apa pada Tuhan, di tanggal 27 Juli kemarin....
Tepat di usia saya yang ke 30, saya justru harus menyaksikan Nenek tercinta saya dimakamkan.

Saya tahu ditinggalkan orang yang kita sayangi, adalah hal terberat. Ditinggalkan orang yang kita sayangi adalah hal yang paling menyakitkan. Tetapi saya meyakini bahwa ini adalah yang terbaik yang Tuhan berikan. Manusia terbuat dari tanah, dari debu, dan manusia akan kembali ke debu. Semua manusia pasti akan kembali pada Sang Pemilik Kehidupan.
Saya patut bersyukur, karena Nenek saya telah menemani hari-hari saya hingga usia 30 tahun. Saya patut berbangga usia nenek saya yang langka yaitu hampir 100 tahun. Bahkan sebelum meninggal Nenek banyak berkata-kata. Di usianya yang sudah begitu tua, telinga dan matanya masih berfungsi dengan baik. Penglihatan dan pendengarannya masih jelas.

Di saat kami semua berkumpul di Ponorogo dengan begitu banyak pelayat, ibu dan beberapa saudara mengucapkan "Selamat Ulangtahun rin...di ultahmu ini tepat pada saat pemakaman nenek."
Saya menyaksikan Nenek meninggal dengan begitu tenang, seperti orang tertidur. Kami semua anak cucunya meneteskan air mata. Tapi kami semua ikhlas demi kelancaran jalan nenek menghadap Sang Pencipta.

Pemakaman nenek memang tidak sedasyat pemakaman kakek yang didatangi ribuan pelayat. Tapi pemakaman nenek tetap terlihat ramai. Warga desa berbondong2 ingin menyaksikan pemakaman Nenek. Setiap hari orang datang untuk mendoakan nenek hingga tujuh harinya tak pernah lepas dari angka ratusan. Ketika 3 hari nenek, yang datang melebihi 600 orang. Saya tak menyangka walaupun pengaruh Nenek saya tak sedasyat kakek saya, tetapi orang masih tetap menghormati dan menyayangi nenek sebagai sesepuh juga mantan Lurah. Mereka selalu menyebut 'Mbah Lurah'

Dari 11 anaknya, yang tidak datang adalah Budhe kalimantan, Pakdhe Kerinci dan Om di Sorong Irian. Sedangkan yang dari Jakarta, Bekasi, Madiun, Surabaya, Situbondo datang memberi penghormatan terakhir pada Nenek.

Selamat Jalan Nenek, Terima kasih atas segala keceriaan yang pernah Nenek berikan pada saya. Terima kasih telah pernah mengasuh saya saat bayi dengan tingkat kerewelan yang tinggi. Terima kasih atas segala nasehat. Mohon maaf atas segala salah yang mungki saya sengaja ataupun tak sengaja.
Teriring doa dan kasih...semoga Nenek di terima di sisiNya.