Gak kebayang kalau aku akhirnya bisa menikmati dan berkecimpung di dunia blog.
Dulu aku pernah mimpi2, ingin punya website pribadi. Pokoknya aku ingin sekali nampilin foto aku yang memang gak cantik tapi lumayanlah buat dipandang sama tikus2 kolong tempat tidur :), aku juga ingin tulisanku dibaca orang banyak, aku ingin menyampaikan ide-ide jelekku mengenai hidup (sok berfilsafat).
Dan ternyata, aku menemukan blog sebagai tempat curhatku. Blog adalah tempat aku mengeluarkan uneg2 tanpa takut diedit. Luar biasanya, ternyata aku mendapatkan teman2 baru dari blog juga.
Di blog, selalu ada saja beberapa teman yang say hello, kasih comment dan tanya kabar. Baru aku sadari, sebuah persahabatan itu bisa saja terjadi di dunia maya.
Memang sihh terlihat konyol. Chatting room, pertemanan online, email dan sekarang blog. Terkadang orang akan terkekeh jika mendengarkan kita jatuh cinta pada teman dunia maya, atau jika kita percaya pada sahabat maya kita yang bercerita bahwa ia tertimpa musibah.
Memang sih ... dunia maya tidak bisa diraba.
Kita tidak akan pernah tahu kebenaran lawan bicara kita. Tetapi apakah dari sekian juta orang2 di dunia maya, tidak ada yang memahami arti persahabatan atas dasar kejujuran?
Aku terkejut sekali ketika membuka blog *Tina*, yang menceritakan bahwa *Sha* telah meninggal dunia. Aku mencoba meyakinkan dengan visit ke blogfam, dan ternyata memang sha sedang ramai dibicarakan.
Beberapa kaum blogger sangsi akan kematian Sha, dan sebagian percaya.
Tidak bisa dipungkiri dan tidak bisa menyalahkan mereka yang sangsi, karena ini memang dunia cyber ... dunia maya.
Kaum blogger tidak tahu alamat sebenarnya sha, rumah sha dimana dan apakah sha mempunyai kekasih, dsb. Itu adalah privacy sha. Hak sha untuk menceritakan atau tidak.
Dan yang aku salut, ternyata blogger telah berhasil membentuk suatu persahabatan dan persaudaraan yang solid.
Sesama pecinta blogger ikut sedih ketika sahabat mereka sedih dan ikut tertawa jika sahabat mereka dilanda kegembiraan.
Sha .. sempat menjadi pengunjung setia blog aku. Sha memberikan beberapa comment yang berarti. Kehadiran sha terkadang sangat aku rindukan dengan sapaan dan ucapan met weekend-nya. Sayang ... kini tidak ada lagi sha.
Jika aku ditanya apakah aku merasakan nyesel mengenal dunia cyber? Aku jawab tidak. Aku tahu aku menemukan sahabat yang tak nyata, tetapi justru sahabat2 tak nyataku telah menjadi bagian dari kehidupanku.
Empat tahun lalu, saat pertama kali aku kenal dunia cyber aku ikut dalam Y! dan berkenalan dengan dua orang laki2 dari India & Australia. Maya .. gak nyata, cyber .. tetapi nyata. Shoaib tidak pernah lupa menelepon aku setiap dua minggu sekali, walaupun itu jauhnya di India. Bernard juga baik hati, mengirimkan paket hadiah di hari pernikahanku :)
So ... masihkah kalian nyesel mengenal blog? mengenal dunia cyber?
Aku semakin mencintai Blog ... karena disini aku menemukan kalian ... para sahabatku :)
Friday, August 26, 2005
Blog dan persahabatan
Monday, August 22, 2005
Renovasi Sekolah
Balik lagi!
Puiiihhh sorry friends lama gak update. Pertama karena kesibukan kerja, kedua lagi belajar dan terus belajar menulis, he..he..(maklum belum lulus TK...nulis aja gak bisa-bisa)
MERDEKA !
Lupa aku ucapin sama Ibu Pertiwi yang sedang merayakn HUT-nya yang ke 60. Aku juga bukan warga negara yang baik, yang dengan rasa kebangsaannya mengikuti lomba-lomba atau ikutan panggung hiburan hiks :) ...mungkin aku perlu dipecat ya jadi warga negara ind.
Mengikuti upacara bendera aja terpaksa, karena si anak2 didik, gak punya pengiring, dirigen-nya juga ikut pertukaran pelajar di yogya, jadi terpaksa aku turun tangan. Gak sedap juga dipandang mata, masa PS nya anak SMU, yg dirigen pelatihnya :)
Dan terpaksa aku bolos, gak ikut upacara di ubaya ... padahal aku masih ingin dapat termos spt setahun lalu karena menang lomba bakiak :)
Kemarin malam aku lihat 'Renovasi Sekolah' di SCTV. Aku rasa reality show itu sangat bagus banget. Memang sih sekarang lagi semarak2 nya reality show macam Tolong!, Uang Kaget!, Lunas!, Bedah Rumah!, Nihah Gratis!, Pulang Kampung! ...coba apa lagi (mungkin ada yang ingat ..?)
Menurutku keberadaan acara reality show spt itu bagus sekali, karena :
1.untuk menggugah hati setiap penonton agar peduli dengan orang di sekitarnya.
2.untuk menggelitik hati para penonton, supaya kalau jalan gak lihat ke atas terus, sekali-kali harus lihat bawah :)
3.untuk melatih penonton supaya terbiasa mengulurkan tangan pada orang di sekitarnya.
Renovasi Sekolah ini lain daripada yang lain. Kalau acara yang aku sebutin, biasanya yang ditolong adalah per individu. Tetapi Renovasi Sekolah, menolong seluruh warga sekolah yang dibantu. Semua ikut terbantu mulai dari kep.sekolah, murid, ortu.
Bayangin aja, sekolah di tangerang kondisinya udah buruk sekali ... seperti mau runtuh atapnya. Murid-murid belajar dengan kondisi kelas kotor, penuh debu akibat atap dari kayu yang mau runtuh.
Sekolah Tunas Bangsa Jakarta (guru, wali murid, murid) mengumpulkan dana, untuk membantu teman2 mereka yang berada di Tangerang. Perbedaan sekolah mereka sangat jauh banget. Sekolah Tunas Bangsa kondisi gedungnya ekslusif sekali, murid2 jadi trenyuh melihat kondisi sekolahan di Tangerang.
Renovasi Sekolah, menurutku dapat membuka lebar-lebar mata para pimpinan pemerintahan kita. Selayaknya pemerintah membantu memberikan dana untuk perbaikan sekolah-sekolah negeri yang tidak mampu membiayai perbaikan sekolah mereka. Sekolah Negeri mungkin begitu besar mengharapkan dana bantuan dari pemerintah, terutama sekolah yang berada di daerah pedesaan atau daerah terpencil. Apalagi rata2 siswa yang sekolah di sekolah negeri adalah orang tidak mampu. Harapan ortu mereka sih hanya satu, mereka berharap anak mereka bisa dapat pendidikan.
Tapi apa dikata .. birokrasi Indonesia ini sulit banget untuk diperbaiki. Korupsi tetaplah hidup menggelayut bagai benalu yang sulit dilepaskan. Uang yang seharusnya untuk masyarakat kecil, tidak akan pernah tersampaikan.
Aku salut banget dengan ide acara Helmy Yahya ..
Udah pernah nonton belom?
Oh iya, aku thanks banget buat teman2 yang selalu berkunjung di sini ..teman2 selalu korekin telinga aku 'update dong ...update dong...'
clodi, cta, yoan, semua dehhhh ... :)
Balik kerja dulu akhh..
have a nice day semua ya..
Wednesday, August 10, 2005
Membunuh cita-cita
Ketika aku melihat sekelompok anak kecil bermain, aku iseng mengajak bicara mereka.
"Dek..besok kalau udah gede cita-citanya ingin jadi apa nih?"tanyaku.
"Jadi dokter!" jawab si kecil nani
"Kalau aku sih ingin jadi presiden seperti bapak SBY, bisa keliling ke luar negeri!" si ichan berlonjak-lonjak membayangkan pergi ke luar negeri.
"Enaknya jadi polisi...aku mau menangkap penjahat, pencuri. Bisa memegang pistol seperti di film-film." si didit, yang kecil item bergaya memegang pistol airnya.
"Kata Ibu aku, paling enak jadi tukang komputer. Memperbaiki komputer, pintar komputer. Lebih enak lagi menggambar dengan komputer...pasti duitnya banyak!" si Dika terlihat sok tahu menyimpulkan perkara duit. Aku tersenyum saja.
Aku menahan tawa mendengar jawaban-jawaban polos mereka. Aku sendiri bingung darimana mereka menemukan jawaban itu. Apakah itu sudah ditanamkan orangtuanya, ataukah itu tercipta dari penalaran mereka terhadap sekitar?
Hebatnya mereka selalu menemukan jawaban, jika ditanya..mengapa?
Walaupun terkadang jawaban anak2 seusia TK dan SD tidak sesuai harapanku, tapi jawaban lugu dan polos mereka selalu menjadi sesuai.
Pembicaraan cita-cita kembali aku bahas :)
Aku bingung dengan deskripsi cita-cita dan mimpi.
Mimpi dan cita-cita seolah-olah menjadi satu kesatuan yang tak terpisah.
Aku pernah berkata bahwa aku tidak akan pernah berhenti bermimpi..apakah artinya juga sama bahwa aku tidak akan pernah berhenti menggapai cita-cita?
Om ku kemarin bingung. Pusing karena memikirkan anaknya yang hendak masuk kuliah.
Ponakanku sebut aja namanya Andre, sangat mengharapkan bisa kuliah di jurusan design product di ITS.
Menjadi design product adalah cita-citanya. Karena ia merasa hobby, bakat gambar dan jiwa mendesign telah berbaur dengan tubuhnya.
Tetapi Om aku dan Andre, harus dihadapkan pada kenyataan membayar biaya masuk di ITS sebesar 32 juta. Tidak bisa dinego or ditawar.
Hari itu juga, jika mereka hendak regitrasi, mereka harus membayar 50%.
Seketika itu juga, Om aku bingung kesana kemari mengusahakan mencari benda yang disebut uang.
Cita-cita yang disebutkan oleh para anak2 tadi ternyata mahal nilainya.
Sekarang biaya pendidikan sudah melambung. Bagaimana dengan anak2 kita di sepuluh atau lima belas tahun mendatang?
Mau jadi polisi harus ada 80 juta, mau kuliah design product harus sedia 32 juta. Ingin jadi angkatan laut sogok dulu 18 juta, ingin jadi dokter ... keluar kocek dulu 100 juta.
Haruskah kita membunuh cita2 anak cucu kita kelak, demi mempertahankan hidup untuk mencari sesuap nasi?
yang lagi prihatin dengan mahalnya pendidikan :)
Thursday, July 28, 2005
B'day
- TK -
* Buku tulis..hendric tadi nyium pipi aku. Aku maluuuuuuu sekali, teman-teman bilang hendric pacar aku.
Buku tulis, pacar itu apa sih?
** Buku tulis .. ibu terus mencecarku dengan latihan-latihan karena aku sangat susah menulis angka 8.
- SD -
* Buku, hari ini aku kecewa karena aku kalah dalam lomba pramuka yang diadakan kodya surabaya.
** Buku, aku bertengkar dengan Yongky..tas ku dicoratcoret, kakiku ditendang, aku diludahin. Nanti malam aku laporin bapak.
*** Buku, aku senang yongki pindah tempat duduk. Kepala sekolah menegur dia.
**** Buku, Yongki bilang aku jelek. Arif bilang aku cantik. Yongki bilang aku pacarnya Arif.
- SMP -
* Buku harianku, Pak Anggoro memilihku untuk mewakili sekolah ikut dalam lomba keroncong. Aku seneng banget.
** Lagi-lagi aku kalah dari Steven. Dia menang juara II lomba keroncong, sedangkan aku hanya gigit jari.
*** Aku dapat surat dari Eko, tetangga Mimik sahabat aku. Apa ya isinya?
- SMA -
* Dear Diary, Hari ini aku dihukum guru BP membersihkan ruang BP hanya gara-gara mahluk yang dinamakan 'surat cinta'. Seorang kenalan mengirimkan surat dialamatkan pada sekolahku. Aku dihadapkan pada dua pilihan, dilaporkan ortu atau harus membersihkan ruang BP?
** Dear Diary, Titin bilang aku suka pacaran ya? Aku bilang gak! Titin bilang orang kalau udah punya jerawat itu artinya suka pacaran. Kesimpulan aneh kan?
*** Aku suka dia, tapi dia cuek.
**** Ibu membelikan aku motor sebagai hadiah ultah.
- Kuliah -
* Brak..dum..dum..aku marah. Diary, kuliah itu ternyata melelahkan. Seperti motor yang berjalan tanpa berhenti, itulah keadaanku sekarang. Capek! Start jam 6 sampe 7 malam harus melakukan sesuatu yang disebut kuliah.
** Diary,Eno udah punya pacar, happy udah punya cowok tajir, vicky udah dapet gebetan borju..aku kapan ya? Apa status mahasiswa harus punya pacar?
*** Diary, Aku suka dia..aku terosebsi ingin memiliki dia..tapi kenapa dia nyantai aja?
**** Diary, Anang bilang suka sama aku, Benny bilang sayang sama aku, tapi aku gak suka mereka berdua..aku hanya suka satu nama.
***** Dia bilang 'rasa bersalah'
- Kerja -
* capek
** tadi sibuk harus invoice closing
*** doi udah ngelamar aku :)
***** obsesiku terwujud
****** kerja, jodoh, studi apalagi?
_____ && _____ && _____ +++++ _____ && _____ && _____
Gak terasa usiaku udah bertambah lagi.
Setiap kali ada seorang teman mengucapkan 'Met Ultah Rin' aku justru termangu.
Met ultah yang bagi aku artinya..kamu udah tua rin..hiks :)
Usia bertambah artinya semakin sedikit waktu kita menikmati hidup.
Usia bertambah artinya semakin banyak tuntutan dan tanggung jawab yang harus dipikul.
Usia bertambah artinya semakin kita dituntut untuk banyak-banyak beramal dan berbuat kebajikan.
Aku masih termangu dalam kebisuan, mencoba mengumpulkan sisa-sisa memori yang masih terekam di otak.
Jika boleh aku sebut satu-persatu belum pernah sekalipun aku membahagiakan orangtuaku. Jika boleh aku tunjuk arah perbuatanku, belum pernah sedikitpun aku membalas semua kebaikan mereka.
Aku mencari pen dan kertas. Kucoba menuliskan per nomer apa aja yang aku lakukan untuk Tuhan?
Aku juga tidak menemukan balas budiku pada Tuhan.Bahkan aku cenderung melupakanNya.
Aku pernah mendengar dari radio, ada empat macam pertumbuhan cinta
1. Mencintai diri sendiri untuk diri sendiri
2. Mencintai Tuhan untuk diri sendiri
3. Mencintai Tuhan untuk Tuhan
4. Mencintai Tuhan untuk sesama
B'day tahun ini berubah menjadi tanya besar padaku. Selama ini aku nomer berapa?
Aku selalu berdoa pada Tuhan, ingat padanya. "Tuhan, berikan aku rejeki. Tuhan berikan aku jodoh, Tuhan berikan aku pekerjaan"
Bukankah itu artinya aku mencintai Tuhan untuk diriku sendiri.
Mengingat B'day membuat kepalaku pening. Aku ingin kembali ke masa TK, yang tidak mengenal apa itu arti pacaran, yang setiap hari harus bikin angka delapan. Dan aku sadar, semakin tua..aku akan semakin dihadapkan pada kedewasaan dalam mengatasi suatu masalah.
Happy Birthday to me..he..he..
Mau traktiran? :) datang sendiri ya ke masing2 warung di kota anda :)
Thursday, July 21, 2005
Obsesi
>> 1 <<
"Kenapa kakak lo jadi gitu?"
"Gue sendiri gak ngerti vi, tiba-tiba aja dia bertingkah gila!"
"Hal apa aja yang udah bener2 dia lakukan dengan gilanya?"
"Pernah suatu ketika mama harus bersihin kamar mandi dengan susah payah. Kakak gue buang nasi di WC. Gila kan? Nasi satu bakul yang seharusnya buat makan kita sekeluarga dibuang di WC!"
"Na..lo harus tabah!"
"Gue coba ngerti dia vi, yang lebih parah lagi mama tuh sering banget dapat complain dari tukang bakso, siomay, bakpao..minta bayaran uang. Gara2 kakak gue beli gak bayar. Jadi setelah beli dia ngeloyor ninggalin si penjual!"
"Awalnya kenapa sih kakak lo?"
"Dia terosebsi dengan satu tujuan, satu cita2 yang harus terwujud. Beberapa kali dia daftar jadi angkatan, dia selalu gagal. Sekarang ya jadi seperti itu!"
"Memangnya hidup harus dengan satu cita2 na?"
"Vi..pertanyaan itu seharusnya bukan buat gue..gue sendiri gak ngerti kenapa harus jadi angkatan? Itu obsesi dia vi!"
>> 2 <<
"Yud..lebih baik kamu kuliah aja deh. Atau lebih baik coba ikutan daftar angkatan apapun deh..bisa darat, laut or udara. Gak harus jadi polisi kan?"
"Gak ma..Mama harus ngerti! Pokoknya Yudi harus jadi polisi. Yudi gak mau jadi yang lainnya!"
"Semua pekerjaan kan sama sih Yud. Mama harus cari uang darimana? Uang 70juta aja udah gak cukup untuk biaya daftar ke polisi?"
"Lain ma..kalau polisi itu uang nya bisa cepet balik. Pokoknya harus polisi."
"Mama udah jual tanah Yud..buktinya gagal kan? Dan uang mama hilang? Sampai kapan kamu harus berkutat pada obsesi besar kamu untuk jadi polisi?"
>> 3 <<
"Lo gila ya .. di semua buku lo tulis nama Randy. Neggg gue lihat nama Randy dimana-mana. Di tas lo, di majalah lo, sampai di dompet lo ada foto Randy."
"Udah lama gue suka sama Randy. Gue gak bisa memendam rasa untuk dekat dengannya. Thats why ada fotonya, ada namanya..bahkan jaketnya pernah gue curi buat temen bobok gue..he..he..(sssst...jangan bilang sapa-sapa ya!)"
"Lo kan tahu Randy orangnya cuek banget. Super cuek. Dingin ma cewek. Dona yang terkenal cantik aja, dicuekin ma doi. Lo harus berpikir logis dong!"
"Dalam tidur, dalam nafas, makan, belajar...semua yang tersebut dan yang terbayangkan hanya dia. Gue juga gak ngerti..kenapa gue begitu terobsesi ingin memilikinya. Gue harus dapetin dia, harus mendapatkan sedikit saja perhatiannya!"
"Gue takut suatu saat obsesi lo tuh bisa bunuh diri lo sendiri!"
>> 4 <<
"Kenapa harus menunggu kerja di kantoran?"
"ki..gue sarjana, dan gue harus kerja kantoran. Itu udah jadi keinginan gue sebelum kuliah. Gue kuliah supaya dapat gelar sarjana, dan bisa kerja di kantor dengan ruangan ber AC, komputer lengkap bersama scan, print, modem, ada fasilitas internet, punya telepone sendiri".
"Rud..lo harus lihat realita dulu dong! Udah hampir satu tahun lo jadi 'pengacara' alias pengangguran banyak acara. Kalau saat ini lo diterima ngajar di SMU sebagai guru bahasa inggris, kenapa gak diterima? itu kesempatan emas dan jangan lo tolak!"
"Lo tahu kan ki..gue gak suka ngajar! Gue ingin kerja kantoran. Jadi manager kek..jadi supervisor kek!"
"Jadi guru itu juga enak Rud..kalau lo terus ter-obsesi dengan cita-cita lo kerja kantoran, lo akan nyesel melewatkan kesempatan yang orang lain belum tentu bisa dapetin!"
"Gue tetep pada pendirian gue..gue tetap akan menunggu kerja jadi orang kantoran. Itupun dengan posisi yang cocok sesuai 'sarjana' gue!"
** &&& ** &&& ** &&& _________ ** &&& ** &&& ** &&&
Obsesi!
Aku sendiri gak tahu artinya apa arti kata Obsesi. Aku coba baca kamus bahasa inggris 'Obsession' diartikan dengan godaan, gangguan pikiran, kesurupan, kemasukan setan.
Aku pernah penasaran dan sangat penasaran dengan sinopsis cerita sebuah novel yang aku dapat dari searching di internet tetang seorang gadis yang sangat terosebsi dengan seorang cowok. Orang-orang menyebutnya 'Chicklit asli buatan Indonesia'..mungkin udah pada tahu judulnya 'Cintapuccino' karangan Icha Rahmanti, yang diterbitkan oleh Gagas Media. Di Novel ini diceritakan obsesi cewek terhadap seorang 'Nimo', karena obsesi yang demikian besarnya mendorong si cewek melakukan tindakan2 yang kadang gak masuk akal.
Membaca novel ini jadi terkenang masa laluku. Novel ini gak jauh beda dengan kehidupan yang pernah aku alami..he..he.. *sipu-sipu malu*
Obsesi itu pernah kurasakan. Dan rasanya..sangat menyiksa, sangat menyakitkan.
Untung saja aku mengalami keberuntungan :) dalam meraih obsesiku.
Aku pernah berjanji pada diriku sendiri..kelak kalau aku punya anak or cucu or cicit aku ingin menekankan mereka agar jangan ter-obsesi dengan satu benda, satu cita2, satu cowok/cewek, satu tujuan..ntar takutnya ketika obsesinya itu udah demikian hebatnya menyerang seperti virus..ternyata tidak terwujud. And..hasilnya 'teng..teng' penyakit kegilaan.
Friends..gimana dengan kamu? Pernahkah kamu mengalami serangan virus yang dinamakan 'Obsesi'?
Bagi2 cerita ya...
yang lagi terkenang masa muda :)